kenapa musti IPTP?

November 29, 2010

Alasan Saya Memilih Departemen IPTP Fakultas Peternakan IPB

Saya adalah mahasiswi yang masuk IPB melalui jalur BUD (Beasiswa Utusan Daerah) dari Maluku Tenggara. Ketika disuruh untuk memilih jurusan sesuai dengan pilihan Daerah maka saya memilih jurusan Biokima dan pilihan kedua saya adalah Kedokteran hewan. Setelah berada di IPB, ternyata saya termasuk ke dalam mahasiswi Pra Universitas selama setahun di IPB. Hal ini membuat saya kecewa karena saya satu asrama dengan mahasiswi TPB angkatan 44, namun saya termasuk ke dalam angkatan 45. Semuanya telah terjadi, saya harus menjalaninya demi tuntutan keluarga dan Daerah. Setahun telah berlalu dan hal yang paling mengejutkan adalah ketika masuk ke tingkat TPB ternyata saya ditempatkan di Fakultas Peternakan yang sama sekali diluar dugaan saya. Saya mencoba tegar untuk menghadapi semua ini karena hal yang paling saya benci dalam hidup adalah beternak.

Fakultas Peternakan memiliki 2 (dua) Departemen yaitu IPTP (Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan) dan INTP (Ilmu Nutrisi dan Teknologi Peternakan). Ketika di suruh untuk memilih, saya langsung memilih Departemen IPTP dan di terima di Departemen tersebut. Waktu terus berjalan dan saya mencoba untuk mencintai dunia peternakan namun sampai semester 5 saya belum bisa menerima dunia peternakan. karena begitu banyak teman maupun keluarga yang mengatakan “ sang penggembala sapi…, kerja cuma dikandang…” Hal ini sangat membuat saya terpuruk namun ketika saya libur bulan juli 2010 ke Tual (Maluku Tenggara) ternyata di daerah saya ada membuka kerjasama besar-besaran dengan Negara Belanda untuk peternakan Unggas dan kebetulan ada salah satu anggota DPRD Maluku Tenggara yang bertamu di rumah saya mengatakan bahwa mereka menunggu saya sebagai anak negeri untuk mengembangkan usaha peternakan Unggas karena sumber daya manusia di bidang peternakan sangat rendah dan rata-rata lulusan D3.

Setelah mendengar semua itu saya menjadi semangat untuk lebih dalam mengenal dunia peternakan. Kini saya sadari bahwa apa yang selama ini saya benci ternyata sangat dibutuhkan oleh masyarakat di daerah saya. Dimana daerah saya sangat berpotensi dengan laut sehingga banyak anak negeri yang kuliah di bidang Perikanan dan Kelautan. Disaat Daerah mendapat kerjasama dengan Negara Belanda untuk peternakan, ternyata sangat sedikit masyarakat yang tahu akan dunia peternakan padahal kebutuhan masyarakat akan produk peternakan sangat tinggi dan sering tidak terpenuhi saat memasuki hari-hari besar keagamaan.

Filed in Uncategorized at 9:00 am

no comments